Memasuki awal tahun 2026, Shopee membawa perubahan signifikan terkait kebijakan produk Pre-Order (PO). Perubahan ini tentunya ada hal yang positif dan juga negatif. Meskipun kuota produk PO kini menjadi tidak terbatas (unlimited), terdapat konsekuensi berupa Biaya Layanan PO tambahan sebesar 3%.

Jangan panik! Artikel ini akan mengupas tuntas aturan baru tersebut dan bagaimana cara mengelola toko Anda agar tetap menguntungkan.
1. Apa yang Baru di Kebijakan PO Shopee 2026?
Per tanggal 1 Januari 2026, Shopee menetapkan aturan berikut:
- Kuota Unlimited: Penjual bebas mengatur semua produknya menjadi PO tanpa batasan persentase toko.
- Biaya Tambahan: Setiap produk PO yang terjual akan dikenakan biaya layanan tambahan sebesar 3% per kuantitas.
- Pengecualian: Biaya 3% ini tidak berlaku untuk:
- Produk baru yang diunggah dalam 30 hari terakhir.
- Produk yang terjual melalui sesi Shopee Live atau Video.
2. Simulasi Perhitungan Biaya
Jika Anda menjual tas seharga Rp100.000 dengan sistem PO, maka selain biaya administrasi kategori (misal 8%), Anda akan dikenakan tambahan 3% (Rp3.000). Total biaya layanan menjadi lebih tinggi dibandingkan produk ready stock.
3. Strategi Menanggulangi Biaya PO 3%
Agar margin keuntungan tidak tergerus, berikut adalah langkah taktis yang bisa Anda lakukan:
A. Optimalkan Shopee Live & Shopee Video
Karena transaksi melalui Live dan Video bebas dari biaya PO 3%, alihkan fokus promosi Anda ke sini. Berikan voucher khusus saat live agar pembeli lebih tertarik checkout di sana daripada di halaman produk biasa.
B. Manfaatkan Masa "Grace Period" 30 Hari
Shopee memberikan keringanan untuk produk baru. Jika Anda memiliki stok musiman, pastikan produk tersebut terjual habis dalam 30 hari pertama setelah upload untuk menghindari biaya tambahan ini.
C. Ubah Strategi Stok (Fast Moving vs Slow Moving)
Lakukan analisis melalui Konsol Penjual Shopee. Produk yang fast-moving sebaiknya diubah menjadi Ready Stock untuk menghindari biaya PO. Gunakan fitur PO hanya untuk produk custom atau barang mewah dengan margin tinggi yang mampu menutup biaya 3%.
D. Penyesuaian Harga (Markup) Secara Presisi
Jika produk harus tetap PO, lakukan markup harga secara halus. Gunakan fitur Grosir atau Paket Diskon untuk tetap memberikan kesan "murah" bagi pembeli meskipun harga dasar sedikit naik untuk menutupi biaya layanan.
Kesimpulan
Kebijakan baru Shopee di 2026 ini menuntut penjual untuk lebih efisien dalam manajemen stok. Dengan memanfaatkan celah gratis biaya di Shopee Live dan Video, Anda tetap bisa berjualan sistem PO tanpa perlu pusing memikirkan biaya tambahan.
Permasalahan PO sudah diselesaikan nih, sekarang bagi pengguna yang sibuk balasin chat tokonya bisa gunakan Duoke AI untuk membalas chat, Duoke AI memilki AI yang canggih bisa balas chat toko Anda. Bagi pengguna yang mau coba buruan klaim VIP selama tujuh hari!
